LPPM Highlight

You are here: DepanPartisipasi UGM dalam Indo Defence 2016

Nov 4, 2016 Bagian 3 (0)

Partisipasi UGM dalam Indo Defence 2016

Universitas Gadjah Mada kembali berpartisipasi dalam pameran internasional Indo Defence 2016 Expo dan Forum yang diadakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada tanggal 2-5 November 2016. Event dua tahunan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan, Republik Indonesia mengambil tema “Bolstering Defence Industri Coorperation: Archieving a Global Maritime Fulcrum and Secure World. Pameran industri pertahanan berskala internasional ini  tahun ini diikuti oleh 844 perusahaan swasta dan instansi pemerintah baik dalam negeri maupun luar negeri yang berasal dari 45 negara. “Perusahaan yang berpartisipasi di event ini berasal dari 573 perusahaan asing dan 271 perusahaan dalam negeri” demikian disampaikan oleh Prof. Dr. Suratman, M.Sc, Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UGM, yang hadir saat pembukaan event didampingi Kasubdit HKI dan Riset Industri Direktorat Penelitian UGM Dr. Yusril Yusuf dan Dr. Tri Kuntoro Priyambodo selaku ketua tim pameran UGM.

Gelaran Indo Defence 2016 Expo and Forum dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla didampingi Menteri Pertahanan Rymizard Ryacudu dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

IMG_6203

Universitas Gadjah Mada pada Indo Defence Expo dan Forum tahun ini mengirimkan tim dosen dan mahasiswa untuk ikut serta menampilkan seluruh hasil penelitian dalam konsep ketahanan negara dengan mengusung tema “Teknologi dari UGM untuk Penguatan Kedaulatan Negara Maritim“.”Semoga apa yang sudah kami riset ini dapat mendorong meningkatkan hankam negara dalam lingkup tri matra, yaitu ketahanan darat, laut dan udara” ujar Dr. Tri Kuntoro Priyambodo.

“Universitas Gadjah Mada akan selalu mengembangkan teknologi tanpa awak (unmanned systems) baik itu teknologi satelite, UAV, kapal, kapal selam, mobil, Robot dan akan mempercepat hilirisasi teknologi bidang pertahanan untuk mendukung kedaulatan negara maritim” demikian disampaikan Prof. Dr. Suratman saat menerima tamu perwira dari Royal Saudi Arabia Air Force (RSAF) di stand UGM.

UGM memamerkan sejumlah hasil penelitian, diantaranya pesawat tanpa awak, elang caraka, pesawat KRTI, nano manufacturing , water tunnel, nano satellite, komputer cluster wisanggeni 01, pelampung elektronik Gamasafe, dan Kapal Autonomus Savinah. Produk tersebut mendapat sorotan dari berbagai pengunjung baik dari dalam dan luar negeri. Event ini menjadi jembatan komunikasi antara pihak universitas dan pelaku industri pertahanan dalam mendukung kemajuan teknologi bidang pertahanan yang harapannya tercipta produk yang dapat dikembangkan dan dapat memenuhi kebutuhan ketahanan dalam negeri, dimana sampai saat ini masih tergantung pada perusahaan luar negeri.

Pada pameran ini dihasilkan beberapa inisiasi kerjasama dengan beberapa instansi pemerintah maupun swasta. Kedepannya, diharapkan UGM dapat semakin mensosialisasikan penelitiannya melalui event serupa dan memperluas kerjasama dengan perusahaan dalam maupun luar negeri.

[ssba]